Kabar86.com, Palembang – Pengurus Pusat Silaturahmi Spiritual Keluarga Sriwijaya (SSKS) kedatangan tokoh baru. Budayawan dan seniman terkemuka Sumatra Selatan, Febri Alitani atau yang lebih dikenal sebagai Vebri Al Lintani, resmi bergabung dan mengemban amanah sebagai Dewan Pembina SSKS.
Pertemuan berlangsung hangat di kedai martabak Har, di depan Masjid Agung Palembang. Ketua Umum SSKS Kgs Syafrizal, yang akrab disapa Mafia Paranormal, menyambut langsung didampingi Dewan Penasihat Ustadz Usman Markoni, Sekjen SSKS Ustadz Asmuni, dan sejumlah pengurus pusat.
Bagi Mafia Paranormal, kehadiran Vebri bukan sekadar penambahan struktur organisasi. Ia menyebutnya sebagai bagian dari keluarga.
“Beliau keluarga yang sudah lama kami kenal karena kedekatan dengan orang tua kami. Beliau ini orang tua kami sendiri,” ujarnya penuh takzim.
Pegiat budaya sepanjang hayat
Vebri lahir di Palembang pada 14 Februari 1967 dengan nama Febri Irwansyah. Hidupnya ia dedikasikan untuk melestarikan dan menghidupkan kembali kebudayaan serta kesenian khas Palembang dan Sumatra Selatan. Kiprahnya antara lain:
- Pelestarian budaya
Ia aktif menyuarakan dan mengkritisi kebijakan perlindungan cagar budaya, termasuk keprihatinannya atas lemahnya perhatian terhadap situs megalitik di Sumatra Selatan. - Sektor publik
Ia kerap dilibatkan sebagai budayawan mendampingi Dinas Kebudayaan Kota Palembang dalam berbagai acara, seperti pemilihan Cek Bagus Cek Ayu dan Gebyar Pesta Budaya. - Gedung Kesenian Palembang.
Ia dikenal aktif menggerakkan dan mengoordinasikan kegiatan seni dari pusat-pusat kesenian setempat agar budaya lokal tetap relevan bagi generasi muda.
Sejalan dengan visi SSKS
Menurut Mafia Paranormal, kiprah Vebri sejalan dengan visi dan misi SSKS yang menjunjung tinggi silaturahmi dan merangkul semua kalangan.
“Kami mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya atas bergabungnya panutan kami, Bapak Febri Alitani, dalam kepengurusan SSKS. Mohon bimbingannya,” katanya.
Dengan bergabungnya sang budayawan, SSKS berharap semangat silaturahmi spiritual yang diusung organisasi ini kian berakar pada nilai luhur budaya Sriwijaya, sehingga dapat menjadi ruang persaudaraan yang hangat bagi semua lapisan masyarakat.(Tim)




















