Kabar86.com, Palembang – Lampu merah biasanya membuat orang berhenti sebentar. Sabtu (19/09) siang, lampu merah Simpang Polda di kawasan Demang Lebar Daun memberi kesempatan lain: menerima sebungkus nasi dari tangan-tangan yang tulus.
Sebanyak 270 porsi nasi dibagikan Pengurus Pusat Silaturahmi Spiritual Keluarga Sriwijaya (PP SSKS) kepada anak-anak panti asuhan dan masyarakat yang melintas. Kegiatan bertajuk Sabtu Berbagi ini bukan aksi sesekali, tapi agenda rutin yang terus dijaga.
Ketua Umum SSKS, Kgs. Syafrizal, yang akrab disapa Mafia Paranormal, turun langsung bersama jajaran pengurus. Hadir Sekjen Ustadz Asmuni, Bendahara Daniel Steven, Dewan Penasihat Ustadz Usman Markoni, serta pengurus pusat lainnya.
Menurut Syafrizal, bantuan makanan itu adalah wujud kepedulian warga besar SSKS untuk mereka yang membutuhkan dan panti asuhan.
“Harapan kami, semoga bisa Istiqomah, berjalan sesuai kemampuan untuk terus berbagi di titik ini. Selagi SSKS berdiri, jiwa sosial itu tidak akan pernah rapuh dan pudar,” ujarnya.
Bagi SSKS, berbagi bukan soal besar kecilnya jumlah. Keluarga besar SSKS menegaskan tekad menjaga persaudaraan, mempererat silaturahmi, dan menjunjung nilai spiritual serta budaya Melayu Sriwijaya. Mereka juga berkomitmen saling menolong dalam kebaikan, menghormati yang lebih tua, menyayangi yang lebih muda, serta menghargai jasa setiap anggota.
“Kekuatan SSKS bukan semata-mata pada jumlah anggotanya, tetapi pada persatuan hati, keikhlasan dalam berbuat, dan kesediaan untuk saling menguatkan dalam suka maupun duka,” demikian pernyataan Ketua umum keluarga besar SSKS.
Di tengah hiruk-pikuk jalanan Palembang, 270 bungkus nasi itu jadi pengingat sederhana: kebaikan tidak butuh panggung, cukup butuh niat dan konsistensi. Dan kadang, tempat terbaik untuk menebar nya adalah di persimpangan, saat semua orang sedang menunggu lampu berubah hijau.(Ocha)




















