Sumsel.Kabar86.com, Palembang – Momentum pergantian Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah menjadi pijakan penting bagi organisasi Silaturahmi Spiritual Kerajaan Sriwijaya (SSKS). Bertempat di Sekretariat SSKS, Jalan Mujahidin Talang Semut, Kecamatan Bukit Kecil, Palembang, organisasi ini menggelar rangkaian kegiatan religius dan humanis berupa doa bersama (1 Syuro), santunan yatim dhuafa, serta pembagian kaos seragam anggota pada Selasa (16/6/2026).
Acara yang dimulai bertepatan dengan waktu Ashar berjamaah ini menjadi simbol perekat silaturahmi sekaligus penanda eksistensi SSKS di tengah masyarakat Sumatra Selatan. Tidak hanya berfokus pada kegiatan seremonial, aksi nyata langsung digulirkan melalui bakti sosial pembagian bantuan kepada warga Blok 46 serta kunjungan kasih ke Panti Asuhan Al-Kahfi.
Pendiri sekaligus Ketua SSKS, Kiagus Safrizal yang akrab disapa dengan nama panggung Mafia Paranormal menegaskan bahwa kehadiran SSKS dirancang untuk memberikan dampak sosial yang nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat.
”Alhamdulillah, hari ini kita bisa berbagi sekaligus mengenalkan SSKS di Bumi Sriwijaya. Selagi SSKS masih berdiri di tanah ini, jiwa sosial akan terus kami tanamkan dan jalankan. Target ke depan adalah bagaimana organisasi ini bisa terus bermanfaat dan menyebarkan asumsi serta energi yang baik kepada masyarakat,” ujar Kiagus Safrizal di sela-sela kegiatan.
Pria yang dikenal aktif dalam dunia spiritual ini menjelaskan bahwa rekam jejak SSKS selama ini telah diisi dengan berbagai program kemanusiaan, mulai dari pengobatan massal gratis hingga santunan berkala. Hingga saat ini, SSKS telah diperkuat oleh 17 pengurus inti dan didukung oleh sekitar 1.000 anggota yang siap bergerak dalam satu barisan.
Menatap masa depan organisasi, Kiagus Safrizal mengungkapkan bahwa SSKS tengah mempersiapkan program-program inovatif baru. Selain itu, langkah administratif untuk legalitas dan peresmian organisasi juga sedang dimatangkan.
”Untuk basic organisasi kita memang di spiritual, dan saat ini kami sedang berkoordinasi intensif dengan Pembina SSKS, Sultan Iskandar, guna merampungkan berkas pengajuan peresmian serta persiapan agenda pengukuhan ke depan,” tambahnya.
Melalui perpaduan nilai spiritualitas dan aksi humanis, SSKS berkomitmen untuk terus menjadi salah satu pilar sosial yang berkontribusi positif dalam menjaga kearifan lokal sekaligus meringankan beban sesama di Kota Palembang. Rangkaian acara ditutup dengan doa bersama yang diaminkan dengan khidmat oleh seluruh pengurus dan warga yang hadir.(Ocha)




















